Rupee India menguat ke sekitar 91,5 per dolar, bangkit kembali setelah menyentuh rekor terendah pada sesi sebelumnya, seiring intervensi Reserve Bank of India yang membantu menstabilkan mata uang tersebut. Menurut para pelaku pasar, bank sentral menjual dolar melalui bank-bank BUMN sebelum pasar lokal dibuka, mengangkat rupee dari level awal di dekat 92,1 per dolar.
Meski terjadi pemulihan, tekanan dasar tetap bertahan, dengan harga minyak global yang tinggi dan dolar AS yang kuat terus membebani rupee. Brent crude bertahan di atas $80 per barel di tengah memanasnya ketegangan yang melibatkan AS, Israel, dan Iran, yang meningkatkan kekhawatiran atas potensi gangguan di Selat Hormuz, jalur penting bagi impor energi India. Harga minyak mentah yang tinggi secara berkelanjutan berisiko membebani neraca eksternal India dan meningkatkan permintaan dolar dari para importir. Pada saat yang sama, ketidakpastian geopolitik yang meningkat mendorong investor asing memangkas eksposur mereka terhadap saham India pada pekan ini.