logo

FX.co ★ Perak Bersiap Mencatat Kerugian Mingguan di Tengah Penguatan Dolar

Perak Bersiap Mencatat Kerugian Mingguan di Tengah Penguatan Dolar

Harga perak naik mendekati $84 per ons pada hari Jumat seiring pasar logam mulia yang lebih luas berbalik menguat, namun logam ini tetap berada di jalur menuju penurunan mingguan lebih dari 10%. Investor terus memilih dolar AS di tengah konflik yang memanas di Timur Tengah dan meningkatnya kekhawatiran inflasi. Serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran kini memasuki hari ketujuh, sementara Teheran merespons dengan gelombang baru serangan rudal dan drone di seluruh kawasan Teluk.

Pelaku pasar juga dihadapkan pada lonjakan tajam harga minyak, yang telah memicu kekhawatiran akan babak baru inflasi global. Latar belakang tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menunda pemangkasan suku bunga, sehingga menguatkan dolar dengan mengorbankan aset lindung nilai tradisional lainnya. Investor kini memundurkan ekspektasi waktu pemangkasan suku bunga The Fed berikutnya ke September atau Oktober, dibandingkan proyeksi sebelumnya yang mengarah ke Juli.

Data ekonomi AS terbaru menegaskan ketahanan perekonomian, dengan turunnya klaim awal tunjangan pengangguran, meningkatnya produktivitas, berkurangnya pengumuman pemutusan hubungan kerja, dan pertumbuhan sektor jasa yang lebih cepat dari perkiraan, semuanya turut memperkuat pandangan bahwa kebijakan moneter dapat tetap ketat lebih lama.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading