logo

FX.co ★ Defisit Perdagangan Vietnam Menyempit pada Februari

Defisit Perdagangan Vietnam Menyempit pada Februari

Defisit neraca perdagangan Vietnam menyempit menjadi USD 1,04 miliar pada Februari 2026, turun dari USD 1,58 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Nilai ekspor naik 5,7% secara tahunan menjadi USD 33,06 miliar, didukung oleh peningkatan pengiriman minyak mentah (naik 11,1%) dan produk lainnya (naik 17%). Impor juga meningkat, namun dengan laju yang lebih moderat sebesar 4,4%, mencapai USD 34,1 miliar, dengan kenaikan mencolok pada pembelian jagung (145,4%), kedelai (68%), dan liquefied petroleum gas (174,3%).

Selama dua bulan pertama 2026, Vietnam mencatat defisit perdagangan kumulatif sebesar USD 2,98 miliar. Sektor domestik mencatat defisit sebesar USD 6,5 miliar, sementara sektor penanaman modal asing membukukan surplus sebesar USD 3,52 miliar. Barang industri olahan menyumbang USD 68,55 miliar, atau 89,8%, dari total ekspor pada periode tersebut. Di sisi impor, bahan baku dan bahan penolong untuk produksi mencapai USD 74,67 miliar, setara dengan 94,1% dari total impor. United States tetap menjadi pasar ekspor terbesar bagi Vietnam, dengan nilai pengiriman mencapai USD 23,8 miliar, sedangkan China terus menjadi sumber impor utama negara tersebut, dengan nilai impor sebesar USD 31,9 miliar.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading