Kontrak berjangka saham AS turun lebih dari 1,5% pada hari Minggu seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap dampak eskalasi konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian global, menyusul lonjakan harga minyak yang menembus di atas $100 per barel. Dengan konfrontasi dengan Iran memasuki pekan kedua dan kapal tanker minyak pada praktiknya masih terhalang untuk melintasi Selat Hormuz, sejumlah produsen regional, termasuk Kuwait, Iran, dan UEA, juga memangkas produksi minyak mentah karena kapasitas penyimpanan yang tersedia hampir mencapai batasnya.
Saham‑saham AS sudah berada di bawah tekanan sejak pekan lalu, setelah data payroll yang lebih lemah dari perkiraan memperparah kekhawatiran terkait inflasi yang meningkat akibat perang. Sepanjang pekan tersebut, Dow melemah 3%, S&P 500 turun 2%, dan Nasdaq terkoreksi 1,2%.