Defisit perdagangan Lithuania melebar menjadi EUR 0,334 miliar pada Januari 2026 dari EUR 0,318 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan penurunan ekspor maupun impor.
Ekspor turun 7,5% secara tahunan menjadi EUR 2,909 miliar, terutama akibat penurunan penjualan bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk distilasinya (-16,5%), berbagai produk kimia (-30,5%), serta plastik dan barang dari plastik (-12,9%).
Impor menyusut 6,4% menjadi EUR 3,244 miliar, mencerminkan berkurangnya pembelian bahan bakar mineral, minyak mineral dan produk distilasinya (-14,5%), bahan kimia organik (-38,1%), serta besi dan baja (-25,5%).
Berdasarkan negara tujuan, ekspor pada Januari menurun ke United States (-48,3%), United Kingdom (-21,8%), Estonia (-10,7%), Latvia (-6,8%), dan Poland (-3,3%). Dari sisi impor, pembelian dari Saudi Arabia (-69,3%), United States (-28,3%), France (-14,3%), dan China (-6,2%) juga mengalami penurunan.