Inflasi bulanan Filipina kembali melambat pada Februari 2026, dengan Indeks Harga Konsumen (CPI) hanya meningkat 0,2% secara month-on-month. Angka terbaru ini menunjukkan penurunan signifikan dari laju kenaikan 0,8% pada Januari 2026, mencerminkan tekanan harga yang kian mereda di awal tahun.
Berdasarkan data yang diperbarui pada 5 Maret 2026, perbandingan month-on-month ini menggambarkan perubahan harga konsumen pada Februari terhadap Januari, sementara angka sebelumnya mencerminkan perubahan Januari terhadap Desember. Perlambatan dari 0,8% menjadi 0,2% mengindikasikan moderasi laju kenaikan harga dalam jangka pendek, yang berpotensi mengurangi tekanan inflasi jangka pendek bagi rumah tangga dan pelaku usaha di Filipina.
Bagi pelaku pasar dan pengambil kebijakan, tren ini dapat menjadi sinyal bahwa dinamika harga mulai lebih terkendali dibanding awal tahun, meski arah kebijakan moneter dan proyeksi inflasi ke depan masih akan sangat bergantung pada data-data bulan selanjutnya.