logo

FX.co ★ Inflasi Filipina Naik ke 2,4% pada Februari, Masih di Rentang Rendah Bank Sentral

Inflasi Filipina Naik ke 2,4% pada Februari, Masih di Rentang Rendah Bank Sentral

Tingkat inflasi tahunan (CPI, year‑on‑year) di Filipina meningkat menjadi 2,4% pada Februari 2026, naik dari 2,0% pada Januari 2026. Data resmi yang diperbarui pada 5 Maret 2026 ini menunjukkan percepatan inflasi meski laju kenaikan harga konsumen masih berada di kisaran rendah.

Perbandingan dilakukan secara tahunan (year‑on‑year), di mana angka aktual Februari 2026 mencerminkan perubahan harga dibandingkan Februari tahun sebelumnya. Sementara itu, angka Januari 2026 merupakan perubahan inflasi terhadap Januari tahun sebelumnya. Kenaikan dari 2,0% menjadi 2,4% mengindikasikan adanya tekanan harga yang sedikit lebih kuat menjelang akhir kuartal pertama 2026.

Bagi pelaku pasar dan pelaku usaha, tren ini memberi sinyal bahwa inflasi mulai bergerak naik, namun tetap berada dalam rentang yang umumnya dianggap nyaman bagi kebijakan moneter. Perkembangan inflasi dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi perhatian untuk menilai apakah kenaikan ini bersifat sementara atau awal dari tren yang lebih berkelanjutan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading