Neraca perdagangan Turki kembali mencatat pelebaran defisit pada Februari 2026. Defisit mencapai USD 9,20 miliar, meningkat dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar USD 8,38 miliar pada Januari 2026. Data terbaru ini dirilis pada 3 Maret 2026.
Kenaikan defisit tersebut menunjukkan tekanan berlanjut pada kinerja perdagangan eksternal Turki, dengan selisih antara nilai impor dan ekspor yang semakin melebar. Perkembangan ini berpotensi menjadi perhatian pelaku pasar dan pengambil kebijakan, terutama terkait stabilitas neraca transaksi berjalan dan dinamika nilai tukar lira ke depan.