Indeks saham AS menguat pada hari Selasa seiring penurunan lanjutan harga energi yang membantu meredakan kekhawatiran global terkait stagflasi. S&P 500, Dow Jones Industrial Average, dan Nasdaq 100 masing-masing naik sekitar 0,5%. Harga minyak mentah turun untuk pertama kalinya bulan ini setelah Presiden Trump mengisyaratkan bahwa perang di Iran mungkin mendekati akhir, dan para pemimpin G7 meminta IEA untuk memberi masukan kepada pejabat terkait kemungkinan pelepasan stok guna membantu meredam harga.
Penurunan harga minyak membantu menjaga imbal hasil Treasury AS tenor panjang tetap berada di bawah level tertinggi bulanan yang dicapai pekan lalu, sementara pasar futures suku bunga terus memproyeksikan dua kali pemangkasan suku bunga Federal Reserve tahun ini.
Sektor chip memimpin penguatan saham: Micron dan Intel masing-masing naik lebih dari 5%, dan Nvidia bertambah 1,5% setelah TSMC melaporkan lonjakan penjualan sebesar 30% dalam dua bulan pertama tahun ini. Sebaliknya, saham manajer aset cenderung lesu di tengah kekhawatiran yang berkelanjutan mengenai potensi kredit bermasalah di sektor private credit.
Dalam berita korporasi, Hewlett Packard Enterprise menguat tipis setelah merilis laporan kinerja, sementara Oracle bergerak mendekati level datar menjelang pengumuman hasil keuangan yang dijadwalkan setelah penutupan perdagangan.