Yield Bund Jerman bertenor 10 tahun kembali naik ke 2,9%, level tertinggi sejak 23 Januari, seiring investor semakin memperhitungkan sikap European Central Bank yang lebih hawkish sebagai respons terhadap tekanan inflasi yang kembali menguat. Meningkatnya ketegangan geopolitik terkait konflik yang melibatkan Iran telah mendorong harga energi lebih tinggi, membangkitkan kembali kekhawatiran inflasi dan membuat pasar meninjau ulang ruang untuk pelonggaran moneter.
Meski harga minyak telah turun dari puncak di atas $100 per barel, lonjakan sebelumnya sudah berdampak signifikan terhadap ekspektasi suku bunga. Pasar uang kini memperkirakan akan ada kenaikan suku bunga ECB pada akhir tahun ini, berbalik tajam dari proyeksi sebelumnya yang masih melihat peluang kecil penurunan suku bunga sebelum konflik terjadi. Pada hari Selasa, Christine Lagarde menegaskan kembali bahwa ECB siap mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga inflasi tetap terkendali, meskipun saat ini menghadapi tekanan dari kenaikan biaya energi.