Produksi manufaktur di Afrika Selatan kembali mencatat kontraksi pada Januari 2026, namun dengan perlambatan tekanan negatif. Berdasarkan data terbaru per 12 Maret 2026, output manufaktur negeri itu turun 0,7% secara tahunan (year-on-year), membaik dibandingkan penurunan 1,4% yoy yang tercatat pada Desember 2025.
Data ini menggunakan perbandingan tahunan, di mana angka aktual untuk Januari 2026 menggambarkan perubahan produksi manufaktur dibandingkan Januari tahun sebelumnya. Sementara itu, angka sebelumnya menunjukkan perubahan pada Desember 2025 dibandingkan bulan yang sama setahun lalu. Meski sektor manufaktur masih berada di wilayah kontraksi, penyempitan laju penurunan dari -1,4% menjadi -0,7% dapat dibaca sebagai sinyal awal perbaikan bertahap dalam aktivitas industri Afrika Selatan.