Data terbaru yang dirilis pada 12 Maret 2026 menunjukkan perlambatan signifikan pada indikator *External Migration & Visitors* Selandia Baru. Setelah mencatat tingkat 7,00% pada Desember 2025, indikator tersebut turun tajam menjadi 4,10% pada Januari 2026.
Penurunan ini menandakan berkurangnya laju pertumbuhan kedatangan penduduk migran dan pengunjung internasional di awal tahun. Meskipun detail penyebab pergeseran ini tidak disertakan dalam rilis data, perubahan dari 7,00% menjadi 4,10% dalam satu bulan mengindikasikan adanya moderasi yang cukup kuat dalam dinamika mobilitas lintas batas menuju Selandia Baru pada periode tersebut.
Bagi pelaku pasar dan pengamat ekonomi, angka Januari 2026 ini akan menjadi referensi awal untuk menilai bagaimana tren migrasi dan pariwisata berpotensi mempengaruhi konsumsi domestik, pasar tenaga kerja, serta sektor-sektor terkait layanan dan akomodasi pada triwulan pertama 2026.