logo

FX.co ★ Saham Australia Berpotensi Catat Penurunan Mingguan Kedua

Saham Australia Berpotensi Catat Penurunan Mingguan Kedua

Indeks S&P/ASX 200 melemah 0,3% ke sekitar 8.600 pada sesi perdagangan Jumat pagi, memperpanjang penurunan sesi sebelumnya dan menempatkan indeks acuan tersebut di jalur penurunan mingguan kedua secara beruntun. Sentimen tetap rapuh seiring lonjakan harga minyak yang dipicu oleh perang yang masih berlangsung di Timur Tengah, sehingga memicu kekhawatiran inflasi dan menekan selera risiko global.

Pemimpin Tertinggi baru Iran berikrar untuk tetap menutup efektif Selat Hormuz dan memperingatkan bahwa Teheran dapat memperluas konflik jika serangan oleh AS dan Israel berlanjut. Pada saat yang sama, Presiden Trump menyatakan bahwa mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir merupakan prioritas yang lebih tinggi dibandingkan dampak ekonomi dari kenaikan harga minyak. Perkembangan ini mendorong pasar untuk memajukan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh RBA, yang berpotensi terjadi sedini pekan depan, sebagai upaya menahan meningkatnya tekanan biaya hidup.

Saham penambang dan produsen emas tetap berada di bawah tekanan. Saham raksasa BHP dan Rio Tinto masing-masing turun 2,5% dan 1,4%, sementara Northern Star anjlok 14% setelah memperingatkan bahwa perusahaan mungkin kesulitan memenuhi panduan produksi emas untuk tahun fiskal 2026 (FY26). Sebaliknya, saham sektor keuangan bangkit, dan perusahaan energi terus diuntungkan oleh harga bahan bakar yang tinggi.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading