logo

FX.co ★ Dolar Australia Melemah Meskipun Suku Bunga Naik

Dolar Australia Melemah Meskipun Suku Bunga Naik

Dolar Australia melemah ke level $0,70 pada hari Selasa, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya, meskipun Reserve Bank of Australia (RBA) baru saja melakukan kenaikan suku bunga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak pertengahan 2023. Bank sentral tersebut menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,1%, menandai kenaikan bulanan kedua secara beruntun dan secara efektif membalikkan dua kali pemangkasan suku bunga tahun lalu. Langkah ini menyoroti perjuangan berkelanjutan RBA dalam menahan inflasi yang membandel, yang sebagian dipicu oleh kenaikan biaya energi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Pelaku pasar juga memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga lagi pada bulan Mei, yang akan membawa suku bunga acuan ke 4,35% dan sepenuhnya menghapus pemangkasan 75 basis poin yang diterapkan selama siklus pelonggaran enam bulan tahun lalu. Investor akan memantau dengan cermat konferensi pers pasca-pertemuan Gubernur RBA Michele Bullock untuk mendapatkan panduan mengenai prospek kebijakan bank tersebut. Fokus kemudian akan beralih ke laporan pasar tenaga kerja pada hari Kamis, yang akan ditelaah dengan saksama setelah Gubernur Bullock baru-baru ini menekankan bahwa kondisi pasar tenaga kerja masih ketat.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading