Pound sterling melemah ke $1,33 karena investor mencari aset aman di dolar AS, didorong oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan data indeks harga produsen AS yang lebih kuat dari perkiraan menjelang rapat-rapat penting bank sentral. Pada hari Rabu, serangan Israel terhadap kilang Asaluyeh di Iran dan ladang gas South Pars, bersamaan dengan peringatan evakuasi yang dikeluarkan oleh Garda Revolusi Iran untuk fasilitas minyak di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar, meningkatkan risiko geopolitik. Menambah tekanan, indeks harga produsen AS naik 0,7% pada Februari, lebih dari dua kali lipat perkiraan 0,3%, sementara laju tahunan meningkat menjadi 3,4%, level tertinggi dalam setahun. Fokus pasar kini beralih ke keputusan kebijakan Bank of England dan Federal Reserve yang akan datang, di mana suku bunga secara luas diperkirakan akan tetap tidak berubah. Di Inggris, analis akan mencermati pembagian suara dalam Monetary Policy Committee, dengan keputusan 7–2 atau 6–3 untuk mempertahankan suku bunga dipandang sebagai hasil yang paling mungkin.
FX.co ★ Sterling Melemah akibat Ketegangan di Timur Tengah dan Inflasi AS yang Tinggi yang Menguatkan Dolar
Sterling Melemah akibat Ketegangan di Timur Tengah dan Inflasi AS yang Tinggi yang Menguatkan Dolar
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading