Kontrak berjangka minyak mentah Brent kembali naik mendekati $110 per barel pada hari Jumat, level tertinggi sejak pertengahan 2022, seiring pasar tetap sangat sensitif terhadap meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Iran terus melancarkan serangan di seluruh kawasan meskipun ada indikasi dari Israel bahwa negara tersebut akan menahan diri untuk tidak menargetkan infrastruktur energi, sementara kedua belah pihak melancarkan serangan baru, termasuk di Teheran. Brent berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan lebih dari 7%, dengan Selat Hormuz yang sebagian besar ditutup dan gangguan pasokan yang makin dalam ketika konflik memasuki pekan ketiga. Risiko pasokan meningkat setelah terjadinya gangguan kilang di Kuwait dan pencegatan rudal di wilayah udara Arab Saudi. Upaya untuk menahan kenaikan harga mencakup kemungkinan langkah Amerika Serikat untuk melonggarkan sanksi terhadap minyak Iran dan melepaskan cadangan strategis, meskipun volatilitas tetap tinggi.
FX.co ★ Brent Menguat ke $110, Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Lebih dari 7%
Brent Menguat ke $110, Bersiap Mencatat Kenaikan Mingguan Lebih dari 7%
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading