Bank Sentral Paraguay mempertahankan suku bunga kebijakan pada level 5,50% dalam pertemuan bulan Maret. Komite kebijakan moneter menyoroti sejumlah perkembangan global, dengan mencatat bahwa IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 3,3% baik pada 2025 maupun 2026.
Di Amerika Serikat, PDB tumbuh dengan laju tahunan 0,7% pada kuartal keempat 2025. Penciptaan lapangan kerja pada bulan Februari berada di bawah ekspektasi, tingkat pengangguran naik menjadi 4,4%, dan inflasi tahunan stabil di 2,4%. Dalam konteks ini, pasar tidak lagi memperhitungkan tambahan penurunan suku bunga Federal Reserve untuk 2026.
Di pasar komoditas internasional, harga minyak naik menembus USD 100 per barel, didorong oleh ketidakpastian geopolitik meskipun terdapat ekspektasi kelebihan pasokan. Harga komoditas pertanian menunjukkan kinerja yang beragam, dengan kenaikan moderat tercatat pada kedelai, jagung, dan gandum.
Di dalam negeri, IMAEP (Indikator Bulanan Aktivitas Ekonomi) Paraguay tumbuh 0,9% year-on-year pada Januari, didukung oleh sektor jasa, listrik dan air, serta pertanian. Estimator aktivitas bisnis juga mencatat kenaikan moderat sebesar 0,2%.
Inflasi terus mengalami moderasi: IHK tercatat 0,0% month-on-month pada Februari, menurunkan inflasi tahunan menjadi 2,3%. Ekspektasi inflasi tetap terjangkar kuat pada level 3,5%. CPM menegaskan kembali komitmen kuatnya untuk menjaga stabilitas harga.