logo

FX.co ★ Pertumbuhan Ekspor Filipina Sentuh Titik Terendah dalam 6 Bulan

Pertumbuhan Ekspor Filipina Sentuh Titik Terendah dalam 6 Bulan

Ekspor Filipina naik 8,0% secara tahunan menjadi USD 7,3 miliar pada Februari 2026, melambat dari revisi 8,7% pada Januari dan menandai pertumbuhan terlemah dalam enam bulan.

Produk elektronik tetap menjadi komoditas ekspor utama negara tersebut, naik 20,5% dan menyumbang 57,7% dari total pengiriman. Di dalam kategori ini, ekspor komponen semikonduktor melonjak 26,9%, sementara produk telekomunikasi meroket 54,3%. Kenaikan yang kuat juga tercatat pada mesin dan perlengkapan transportasi (+47,7%) serta emas (+132,2%). Peningkatan ini sebagian terimbangi oleh penurunan tajam pada ekspor barang manufaktur lainnya (-64,0%) dan minyak kelapa (-5,8%).

Berdasarkan negara tujuan, Amerika Serikat tetap menjadi pasar ekspor terbesar Filipina, menyerap 19,3% dari total pengiriman, dengan ekspor ke AS melonjak 42,9%. Ekspor juga meningkat ke Hong Kong (+33,1%), Korea Selatan (+33,7%), Jerman (+16,1%), dan Taiwan (+24,5%), sementara penjualan ke China (-0,4%) dan Belanda (-5,8%) sedikit menurun.

Untuk dua bulan pertama tahun 2026, total ekspor meningkat 8,3% secara tahunan menjadi USD 14,47 miliar.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading