logo

FX.co ★ Dolar Australia Menyentuh Level Terendah dalam 2 Bulan

Dolar Australia Menyentuh Level Terendah dalam 2 Bulan

Dolar Australia melemah ke kisaran $0,687 pada hari Jumat, level terendah dalam dua bulan, seiring kekhawatiran akan guncangan energi berkepanjangan yang bersumber dari konflik di Timur Tengah yang menggelapkan prospek pertumbuhan global dan menekan permintaan komoditas. Dukungan sebelumnya dari tingkat suku bunga Australia yang relatif lebih tinggi mulai memudar, dengan pasar semakin memprediksi pengetatan tambahan oleh bank sentral utama lainnya, sehingga mengikis keunggulan imbal hasil Australia.

Pada saat yang sama, lonjakan tajam harga bensin diperkirakan akan mendorong inflasi dalam negeri sekaligus memberi tekanan tambahan pada belanja rumah tangga. Para ekonom memperingatkan bahwa inflasi bisa kembali meningkat, dengan CPI utama berpotensi naik menuju 4,5% dalam jangka pendek dan bahkan mendekati 5% pada kuartal kedua jika biaya energi tetap tinggi. Sebelumnya, Assistant Governor RBA Christopher Kent sudah memperingatkan bahwa konflik berkepanjangan di Teluk dapat menekan pertumbuhan, meskipun bank sentral tetap berfokus menjaga ekspektasi inflasi tetap terjangkar. Pasar uang saat ini mengindikasikan probabilitas 68% kenaikan suku bunga pada Mei dan memperkirakan cash rate naik ke sekitar 4,75% pada akhir tahun.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading