Yuan lepas pantai bergerak di sekitar 6,91 per dolar pada hari Jumat, bertahan di dekat level terlemahnya dalam hampir tiga minggu karena sentimen pasar tetap rapuh di tengah sinyal yang beragam mengenai kemungkinan deeskalasi di Timur Tengah. Dalam perkembangan terbaru, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan memperpanjang hingga April jeda serangan terhadap infrastruktur energi Iran dan menggambarkan negosiasi dengan Teheran sebagai “berjalan sangat baik.” Namun, seorang pejabat Iran menolak proposal AS yang diberitakan untuk mengakhiri konflik tersebut sebagai “sepihak dan tidak adil.”
Data ekonomi China yang kuat membantu membatasi pelemahan yuan. Laba perusahaan industri melonjak 15,2% secara tahunan menjadi CNY 1,02 triliun dalam dua bulan pertama 2026, percepatan tajam dari pertumbuhan hanya 0,6% pada 2025. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi China semakin menguat, meskipun ketegangan geopolitik membebani prospek global. Secara mingguan, yuan berada di jalur untuk membukukan penurunan.