Saham-saham Eropa melemah pada hari Jumat, dengan STOXX 50 dan STOXX 600 masing-masing turun sekitar 0,2%. Optimisme awal yang dipicu oleh pengumuman perpanjangan gencatan senjata oleh Presiden Trump memudar, sementara kenaikan harga minyak terus memicu kekhawatiran inflasi.
Presiden AS Trump mengatakan akan memperpanjang penghentian serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama 10 hari, hingga 6 April, untuk memberi lebih banyak waktu bagi negosiasi. Namun, harga minyak yang lebih tinggi sudah mulai merembes ke harga konsumen. Data awal dari Spanyol menunjukkan inflasi pada bulan Maret naik ke level tertingginya sejak 2024, dengan kenaikan harga bulanan sebesar 1%—kenaikan terkuat sejak 2022—yang sebagian besar mencerminkan dampak ekonomi dari konflik dengan Iran.
Di antara saham yang bergerak signifikan, ASML Holding (-1%), HSBC Holdings (-0,8%), Shell (-0,3%) dan Siemens (-1,4%) semuanya diperdagangkan lebih rendah, sementara AstraZeneca menguat 3,2% dan SAP naik 1,4%. Meski melemah pada hari Jumat, STOXX 50 masih tercatat naik 1,1% sepanjang pekan dan STOXX 600 menguat 1,3%.