logo

FX.co ★ Harga Kayu Melemah karena Permintaan Lesu

Harga Kayu Melemah karena Permintaan Lesu

Kontrak berjangka kayu turun kembali mendekati $590 per seribu board feet seiring pelemahan sektor konstruksi perumahan di Amerika Utara yang merusak landasan permintaan yang sejak Januari menopang harga. Tekanan utama di sisi penurunan berasal dari melambatnya aktivitas perumahan: housing starts rumah tapak turun 14,2% pada bulan Maret dan izin pembangunan (building permits) turun 5,4%, yang mengindikasikan penurunan tajam pada permintaan musiman.

Penurunan permintaan ini dipicu oleh kenaikan suku bunga KPR sebesar 11 basis poin menjadi 6,45% setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di tengah peningkatan inflasi global. Meskipun ketegangan geopolitik di Selat Hormuz sempat mendorong harga energi lebih tinggi, kenaikan biaya pembiayaan dan penurunan 10% pada US housing starts lebih dari sekadar menutup potensi dampak gangguan rantai pasok. Selain itu, kenaikan 2,4% pada persediaan rumah tak terjual milik pengembang memaksa developer memangkas harga, yang menambah tekanan lanjutan terhadap harga kayu.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading