logo

FX.co ★ Kontrak Berjangka Kopi Arabika di Level Terendah Lebih dari 2 Minggu

Kontrak Berjangka Kopi Arabika di Level Terendah Lebih dari 2 Minggu

Kontrak berjangka kopi Arabica turun hingga sedikit di bawah $2,90 per pon, level terendah dalam lebih dari dua minggu, seiring ekspektasi kenaikan pasokan global—khususnya dari produsen utama Brasil—menekan harga. Dimulainya panen Brasil yang sudah di depan mata diperkirakan akan secara bertahap meningkatkan volume kopi yang tersedia di pasar fisik, menambah tekanan musiman yang biasanya mendorong harga turun.

Pada hari Kamis, Marex Group Plc memperkirakan panen kopi Brasil mencapai rekor 75,9 juta kantong untuk musim 2026/27, melampaui estimasi Sucafina pekan lalu sebesar 75,4 juta kantong dan mengimplikasikan kenaikan 15,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Awal bulan ini, StoneX juga menaikkan proyeksi produksi Brasil 2026/27 menjadi rekor 75,3 juta kantong, dari perkiraan 70,7 juta kantong pada November.

Pada saat yang sama, persediaan kopi Arabica tersertifikasi mulai pulih, meski masih berada di bawah rata-rata historis, sehingga sedikit meredakan kekhawatiran terhadap pasokan dalam jangka pendek. Pelaku pasar juga mencermati secara saksama latar belakang geopolitik yang lebih luas, khususnya konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah, karena potensi dampaknya terhadap perdagangan kopi dan sentimen risiko.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading