FTSE 100 naik lebih dari 1% pada hari Senin, bangkit kembali setelah aksi jual baru-baru ini yang dipicu oleh kekhawatiran terhadap dampak ekonomi dari konflik di Iran. Saham-saham Inggris mengikuti penguatan di pasar Eropa dan AS, didukung oleh pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang meyakinkan bahwa ekspektasi inflasi jangka panjang tetap terjaga dengan baik.
Saham-saham sektor energi menjadi salah satu penggerak utama: Shell menguat 2%, sementara BP naik 2,5% seiring harga minyak mentah menuju kenaikan bulanan terkuatnya dalam beberapa waktu terakhir. Saham-saham perbankan besar juga bergerak naik, dengan HSBC Holdings, Lloyds Banking, Barclays, dan NatWest menguat antara 0,3% hingga 1,1%.
Saham-saham pertambangan ikut reli, dengan Rio Tinto naik 3% dan Glencore menguat 2,5%. Sebaliknya, saham-saham sektor perjalanan dan wisata tertinggal dari pasar yang lebih luas. International Airlines Group turun 1,9%, dan EasyJet Plc melemah 1,1% di tengah tekanan yang masih berlanjut di sektor tersebut.
Dari sisi makroekonomi, data terbaru menunjukkan peningkatan aktivitas perumahan di Inggris, dengan persetujuan KPR naik pada bulan Februari, sementara pertumbuhan kredit konsumen juga mengalami percepatan.