logo

FX.co ★ Harga Gandum Melonjak Akibat Kekeringan di AS dan Ketidakpastian Penanaman

Harga Gandum Melonjak Akibat Kekeringan di AS dan Ketidakpastian Penanaman

Harga gandum naik menjadi $6,10 per bushel pada akhir Maret, mendekati level tertinggi sejak Oktober 2024, seiring kekeringan yang berkelanjutan di wilayah Plains AS memicu kekhawatiran terhadap hasil panen gandum musim dingin. Pelaku pasar juga menantikan laporan penting mengenai rencana penanaman di AS yang akan dirilis pada hari yang sama, yang berpotensi memengaruhi sentimen lebih lanjut. Memburuknya kondisi di kawasan utama penghasil gandum, terutama Kansas—negara bagian penghasil gandum terbesar di negara itu—semakin menambah tekanan naik. Data USDA menunjukkan hanya 40% gandum musim dingin di Kansas yang dikategorikan dalam kondisi baik atau sangat baik hingga hari Minggu, turun dari 46% pada minggu sebelumnya dan 49% pada periode yang sama tahun lalu, karena cuaca yang hangat dan kering membebani tanaman. Menambah ketidakpastian, konflik yang melibatkan Iran diyakini telah mengganggu keputusan tanam petani AS, yang berpotensi menurunkan luas tanam gandum musim semi ke level terendah sejak 1970. Kenaikan biaya pupuk dan bahan bakar semakin mengikis ekspektasi keuntungan, sehingga memperkuat sentimen bullish pada kontrak berjangka gandum.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading