logo

FX.co ★ Saham di Australia Melemah, Namun Menuju Kenaikan Mingguan ke-3

Saham di Australia Melemah, Namun Menuju Kenaikan Mingguan ke-3

Saham Australia melemah 37 poin, atau 0,4%, ke level 8.936 pada sesi pagi hari Jumat, memutus tren kenaikan tiga hari berturut-turut. Pelemahan ini mengikuti pergerakan lesu pada kontrak berjangka saham AS dan terjadi di tengah rapuhnya gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran, yang membuat investor tetap waspada. Sentimen juga tertahan menjelang rilis data CPI dan PPI dari China, mitra dagang terbesar Australia, yang dijadwalkan hari ini.

Kekhawatiran inflasi kembali mencuat setelah indikator inflasi bulanan naik 1,3% pada Maret, level tertingginya dalam catatan, mencerminkan tekanan harga yang muncul kembali sejak paruh kedua 2025. Investor kini menantikan rilis serangkaian indikator domestik baru, termasuk survei kepercayaan konsumen dan bisnis serta data pasar tenaga kerja bulan Maret yang dijadwalkan keluar pekan depan.

Mayoritas sektor diperdagangkan melemah, dipimpin penurunan pada sektor transportasi, energy minerals, dan layanan kesehatan. Beberapa saham yang turun tajam antara lain Transurban Group (-4,0%), Wisetech Global (-3,4%), Evolution Mining (-3,0%), dan Brambles Ltd. (-1,9%).

Meski terjadi koreksi terbaru, ASX 200 masih berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, dengan kenaikan sekitar 4% sejauh ini, didukung oleh aksi bargain hunting setelah indeks acuan tersebut sempat menyentuh level terendah empat bulan.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading