logo

FX.co ★ Perak Melemah akibat Blokade AS di Selat Hormuz

Perak Melemah akibat Blokade AS di Selat Hormuz

Harga perak turun hampir 3% hingga di bawah $74 per ounce pada hari Senin, menghapus sebagian kenaikan pekan lalu seiring meningkatnya ketegangan geopolitik yang memicu kekhawatiran akan pendalaman krisis energi global. Penurunan ini terjadi setelah rencana AS untuk memblokade Selat Hormuz menyusul gagalnya pembicaraan akhir pekan dengan Iran, tanpa terobosan terkait program nuklir Iran. Pembatasan baru yang akan mulai berlaku pada pukul 10 pagi waktu Eastern ini hanya akan diterapkan pada kapal-kapal yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran.

Perundingan di Pakistan gagal menghasilkan kesepakatan, dengan Washington menuduh Teheran menolak membatasi ambisi nuklirnya. Iran, pada gilirannya, dikabarkan menuntut kendali atas selat strategis tersebut, pembayaran ganti rugi perang, gencatan senjata regional, serta akses ke asetnya di luar negeri yang dibekukan. Penutupan efektif jalur pelayaran vital ini telah mendorong lonjakan tajam harga energi dan meningkatkan risiko inflasi, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral mungkin menunda pemangkasan suku bunga atau bahkan kembali mengetatkan kebijakan. Latar belakang ini menekan harga perak, yang masih lebih dari 20% lebih rendah sejak konflik dimulai.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading