logo

FX.co ★ Dolar Selandia Baru Lanjut Melemah

Dolar Selandia Baru Lanjut Melemah

Dolar Selandia Baru melemah ke $0,581 pada hari Senin, melanjutkan koreksinya dari level tertinggi tiga minggu seiring melemahnya permintaan terhadap aset berisiko. Sentimen pasar memburuk setelah pembicaraan antara AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan dan Washington bergerak membatasi lalu lintas pelabuhan Iran. Militer AS menyatakan akan mulai memblokir semua pelabuhan Iran di Teluk pada pukul 14.00 GMT hari Senin, sambil tetap mengizinkan kapal yang tidak menuju Iran untuk transit di Selat Hormuz.

Dari sisi kebijakan moneter, Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pekan lalu, namun memberi sinyal siap menaikkan suku bunga jika inflasi inti meningkat, khususnya di tengah kenaikan harga bahan bakar yang terkait dengan konflik di Timur Tengah. Gubernur Anna Breman menyatakan bahwa meskipun bank sentral kini memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan sedikit lebih lemah, tekanan inflasi jangka menengah tetap menjadi perhatian utama. Ia menegaskan bahwa jika tekanan inflasi menguat, RBNZ akan merespons secara tegas melalui kenaikan suku bunga. Saat ini, pasar memperkirakan lebih dari 80% kemungkinan kenaikan suku bunga sedini bulan Juli.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading