Penjualan ritel di Turki berbalik melemah pada Februari 2026, mencatat penurunan 0,2% secara month-on-month (MoM), setelah sebelumnya tumbuh 2,4% pada Januari 2026. Data terbaru ini, yang diperbarui per 13 April 2026, menandai perubahan arah yang cukup tajam dalam dinamika konsumsi domestik jangka pendek.
Perbandingan month-on-month menunjukkan bahwa laju pertumbuhan yang sempat menguat di awal tahun kini terhenti dan berbalik menjadi kontraksi. Pada Januari 2026, indikator penjualan ritel naik 2,4% dibanding Desember sebelumnya, mencerminkan permintaan yang masih solid. Namun, di Februari 2026, kinerja ini melemah sehingga angka aktual turun 0,2% dibanding Januari.
Pergerakan dari pertumbuhan yang positif ke angka negatif ini dapat mengindikasikan adanya penyesuaian belanja rumah tangga setelah lonjakan awal tahun, ataupun faktor musiman dan kondisi ekonomi yang mempengaruhi daya beli. Meski demikian, tanpa data tambahan, implikasi jangka panjang terhadap tren konsumsi dan prospek pertumbuhan ekonomi Turki masih perlu ditelaah lebih lanjut oleh pelaku pasar dan analis.