Pasokan minyak Saudi Arabia ke pasar turun menjadi 7.763 ribu barel per hari pada Maret 2026, level terendah sejak Juni 2020 dan turun 2.348 ribu barel per hari dari 10.111 ribu barel per hari pada Februari, menurut data OPEC, seiring konflik di Timur Tengah yang sangat membatasi ekspor. Produksi minyak mentah juga turun menjadi 6.967 ribu barel per hari dari 10.882 ribu barel per hari. Penurunan serupa tercatat di seluruh kawasan: pasokan Iraq merosot menjadi 1.906 ribu barel per hari dari 4.140 ribu barel per hari, Kuwait menjadi 1.200 ribu barel per hari dari 2.580 ribu barel per hari, dan UAE menjadi 1.908 ribu barel per hari dari 3.390 ribu barel per hari. Penutupan Selat Hormuz selama enam minggu memaksa para produsen untuk mengekang output, sehingga memperketat pasokan global. Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memblokir aliran minyak Iran menyusul kegagalan perundingan, yang memicu peringatan pembalasan dari Teheran. Menyikapi pelemahan fundamental, OPEC memangkas proyeksi permintaan minyak global untuk kuartal kedua sebesar 500.000 barel per hari namun mempertahankan proyeksi setahun penuh, dengan para produsen dijadwalkan meninjau kembali rencana produksi pada 3 Mei.
FX.co ★ Produksi Minyak Arab Saudi Terendah sejak 2020
Produksi Minyak Arab Saudi Terendah sejak 2020
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading