Data terbaru dari CFTC per 1 Mei 2026 menunjukkan bahwa spekulasi terhadap poundsterling kembali bergerak ke zona yang lebih bearish. Posisi net spekulatif GBP tercatat turun dari -52,0K menjadi -60,6K, menandakan peningkatan tajam dalam jumlah kontrak jual bersih terhadap mata uang Inggris tersebut.
Pelebaran posisi net negatif ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar derivatif semakin berhati-hati, bahkan cenderung pesimistis terhadap prospek poundsterling. Meskipun detail pemicu pergeseran sentimen ini tidak tercantum dalam rilis data, angka terbaru tersebut menambah tekanan psikologis bagi GBP di tengah dinamika global dan ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi Inggris.
Perubahan dari -52,0K menjadi -60,6K juga dapat dibaca sebagai sinyal bahwa ruang bagi penguatan pound mungkin masih terbatas dalam jangka pendek, selama spekulan tetap mempertahankan pandangan negatif mereka. Pelaku pasar akan mencermati data ekonomi dan kebijakan moneter berikutnya untuk menilai apakah tren penambahan posisi jual ini akan berlanjut atau mulai mereda.