logo

FX.co ★ PMI Manufaktur Indonesia Turun ke Bawah 50 di April, Isyaratkan Pelemahan Aktivitas Pabrik

PMI Manufaktur Indonesia Turun ke Bawah 50 di April, Isyaratkan Pelemahan Aktivitas Pabrik

Indeks S&P Global Manufacturing PMI Indonesia kembali tergelincir ke zona kontraksi pada April 2026. Berdasarkan data yang diperbarui pada 4 Mei 2026, indikator aktivitas manufaktur ini turun ke level 49,1, melemah dari posisi 50,1 pada Maret 2026.

Penurunan dari atas ke bawah ambang batas 50 ini menandakan pergeseran kondisi sektor manufaktur dari ekspansi tipis menjadi kontraksi ringan. Meski pergerakannya relatif moderat, perubahan arah ini dapat mencerminkan melemahnya pesanan baru, aktivitas produksi, atau sentimen pelaku industri dibandingkan bulan sebelumnya.

Data terbaru PMI ini akan menjadi salah satu rujukan penting bagi pelaku pasar, pelaku usaha, dan pembuat kebijakan untuk menilai ketahanan sektor manufaktur Indonesia di awal kuartal kedua 2026, sekaligus memantau apakah pelemahan ini bersifat sementara atau berpotensi berlanjut.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading