Aktivitas sektor manufaktur Filipina berbalik arah ke zona kontraksi pada April 2026. Indeks S&P Global Manufacturing PMI negara tersebut melemah ke level 48,3 pada April 2026, turun dari posisi sebelumnya di 51,3 pada Maret 2026. Dengan penurunan ini, indikator yang sebelumnya berada di atas ambang ekspansi 50 kini menunjukkan pelemahan kondisi bisnis di sektor manufaktur.
Perubahan dari 51,3 menjadi 48,3 mencerminkan pergeseran sentimen dan aktivitas industri dari ekspansi moderat menjadi kontraksi. Data terbaru ini, yang diperbarui pada 4 Mei 2026, mengindikasikan bahwa pelaku manufaktur di Filipina menghadapi tekanan yang lebih besar dibanding bulan sebelumnya, dan pasar akan mencermati apakah pelemahan ini bersifat sementara atau berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.