logo

FX.co ★ Inflasi Inti Filipina Menguat ke 3,9% YoY di April 2026, Tertinggi dalam Beberapa Bulan

Inflasi Inti Filipina Menguat ke 3,9% YoY di April 2026, Tertinggi dalam Beberapa Bulan

Core CPI (inflasi inti) Filipina kembali menunjukkan tekanan naik pada April 2026. Berdasarkan data yang diperbarui pada 5 Mei 2026, inflasi inti tahun-ke-tahun (year-over-year/YoY) tercatat sebesar 3,9%, meningkat dari 3,2% pada Maret 2026. Angka ini mengukur perubahan harga di bulan April 2026 dibandingkan April tahun sebelumnya, sementara data Maret membandingkan harga Maret 2026 dengan Maret tahun sebelumnya.

Kenaikan dari 3,2% ke 3,9% YoY ini mengindikasikan bahwa tekanan harga di komponen inti—yang biasanya mengecualikan harga pangan dan energi yang berfluktuasi—sedang menguat. Bagi pelaku pasar dan pelaku usaha, lonjakan inflasi inti sering dipandang sebagai sinyal bahwa tekanan harga bersifat lebih “melekat” dan berpotensi mempengaruhi kebijakan moneter ke depan.

Meskipun data rinci penyumbang inflasi inti belum disampaikan dalam rilis ini, perubahan yang cukup tajam dalam tempo satu bulan akan menjadi fokus perhatian investor dan pembuat kebijakan. Pergerakan inflasi inti yang lebih tinggi dari bulan sebelumnya dapat memicu ekspektasi pengetatan kebijakan suku bunga atau setidaknya mengurangi ruang bagi pelonggaran moneter dalam waktu dekat.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading