Penjualan ritel Singapura melonjak 3,7% secara bulan ke bulan (MoM) pada Maret 2026, berbalik arah dari kontraksi tajam 4,3% yang terjadi pada Februari 2026. Data terbaru yang diperbarui pada 5 Mei 2026 ini menunjukkan pemulihan signifikan dalam aktivitas konsumsi setelah tekanan pada bulan sebelumnya.
Secara metodologi, angka aktual Maret mencerminkan perubahan penjualan dibandingkan dengan Februari 2026, sementara data Februari menggambarkan perubahan terhadap Januari 2026. Pergeseran dari penurunan 4,3% ke pertumbuhan 3,7% menandakan perbaikan momentum permintaan domestik dalam jangka pendek dan berpotensi meredakan kekhawatiran atas pelemahan belanja rumah tangga yang sempat muncul di awal tahun.
Kenaikan ini juga menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar dan pelaku usaha ritel, karena sektor konsumsi merupakan salah satu penopang utama aktivitas ekonomi Singapura. Meski demikian, pelaku pasar akan menunggu rilis data berikutnya untuk menilai apakah lonjakan Maret ini menandai awal tren pemulihan yang berkelanjutan atau hanya koreksi teknis setelah penurunan tajam di bulan sebelumnya.