Produksi tembaga Chile kembali menunjukkan kontraksi tajam pada April 2026 dengan penurunan 13,8% secara tahunan (year-over-year), berdasarkan data terbaru yang diperbarui pada 29 Mei 2026. Penurunan ini lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya, ketika output tembaga tercatat turun 9,0% YoY pada Maret 2026.
Data tersebut menunjukkan tekanan berkelanjutan pada sektor tembaga Chile jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dengan laju penurunan yang semakin besar dari Maret ke April. Dalam metodologi yang digunakan, angka aktual mencerminkan perubahan produksi pada bulan yang dilaporkan terhadap bulan yang sama tahun sebelumnya, sementara angka sebelumnya merepresentasikan perubahan di bulan sebelumnya terhadap basis waktu yang sama.
Memburuknya laju kontraksi dari -9,0% menjadi -13,8% menandakan bahwa pemulihan produksi masih jauh dari pasti dan dapat memicu kekhawatiran pasar mengingat peranan Chile sebagai salah satu produsen tembaga utama dunia. Investor dan pelaku industri akan mencermati rilis data berikutnya untuk melihat apakah tren penurunan ini berlanjut atau mulai mereda dalam beberapa bulan mendatang.