logo

FX.co ★ Euro Turun ke Level Terendah Sejak Pertengahan Maret

Euro Turun ke Level Terendah Sejak Pertengahan Maret

Euro diperdagangkan mendekati $1,145, level terlemahnya sejak pertengahan Maret, dan menuju pelemahan mingguan sekitar 1% di tengah penguatan dolar yang meluas. Sentimen risiko memburuk setelah rencana pembicaraan damai AS-Iran di Swiss dibatalkan secara mendadak, memicu kembali keraguan tentang ketahanan kesepakatan sementara yang dicapai pada akhir pekan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Dolar AS juga mendapat dukungan dari Federal Reserve, yang mempertahankan suku bunga acuan namun memberi sinyal sikap yang lebih hawkish dalam proyeksi terbarunya. Di Eropa, fokus tetap tertuju pada European Central Bank, yang baru-baru ini menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023. Pasar uang kini memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga ECB lagi tahun ini, seiring para pembuat kebijakan terus menekankan komitmen mereka untuk menanggulangi inflasi.

Anggota Dewan Gubernur ECB, Pierre Wunsch, mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga berikutnya bisa dilakukan sedini bulan depan jika tekanan inflasi menyebar melampaui sektor energi. Sementara itu, Kepala Ekonom Philip Lane menyebutkan bahwa perekonomian kawasan euro kemungkinan cukup tangguh untuk menghadapi biaya pinjaman yang lebih tinggi tanpa kehilangan momentum.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading