Kontrak berjangka bensin untuk pengiriman di New York Harbor bergerak di kisaran sekitar $2,97 per galon, sedikit di atas titik terendah tiga bulan di $2,88 yang tercapai pada 16 Juni, seiring pasar menilai seberapa cepat pasokan dari Timur Tengah dapat kembali pulih. Amerika Serikat dan Iran menunda dimulainya perjanjian damai yang mencakup nota kesepahaman untuk memulai kembali ekspor minyak mentah dari Teluk Persia. Laporan menunjukkan bahwa kapal supertanker sudah berlayar menuju Selat Hormuz, sementara Qatar, Bahrain, dan Kuwait meninjau rencana untuk memperluas kapasitas produksi. Tambahan pasokan ini diperkirakan akan memasok kembali kilang‑kilang di seluruh dunia, didukung oleh kuota ekspor OPEC+ yang lebih tinggi dan peningkatan produksi dari UAE, yang keluar dari kartel tersebut selama konflik. Perjanjian itu juga akan menghapus sanksi AS terhadap Iran, sehingga meningkatkan pasokan dari produsen utama tersebut. Produksi Iran kemungkinan akan membantu membangun kembali stok minyak China, yang menurun dalam beberapa bulan terakhir karena importir terbesar di dunia itu menahan pembelian untuk menghindari kenaikan harga yang lebih tajam.
FX.co ★ Bensin Menguat dari Level Terendah dalam 3 Bulan
Bensin Menguat dari Level Terendah dalam 3 Bulan
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading