Dolar Australia bergerak di kisaran $0,701, diperdagangkan dekat level terendah dalam sepuluh minggu seiring meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah yang melemahkan selera risiko dan mendorong kehati-hatian menjelang rilis data domestik penting pekan ini.
Investor mencermati data CPI bulan Mei dan angka pasar tenaga kerja, yang akan sangat menentukan arah keputusan kebijakan berikutnya dari Reserve Bank of Australia. Setelah mempertahankan suku bunga acuan bulan ini, RBA mengisyaratkan bahwa langkah selanjutnya akan sangat bergantung pada data yang masuk ketika bank tersebut menilai dampak ekonomi dari kenaikan suku bunga sebelumnya.
Pelaku pasar kian meyakini siklus pengetatan kemungkinan telah berakhir, dengan kenaikan suku bunga tambahan dipandang kecil kemungkinannya kecuali inflasi kuartal kedua naik jauh di atas ekspektasi. Pelaku pasar juga menunggu hasil survei flash PMI hari ini untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai momentum pertumbuhan.
Di sisi geopolitik, ketidakpastian seputar upaya perdamaian AS–Iran mendorong kenaikan harga minyak. President Trump memperingatkan akan adanya serangan baru jika Hezbollah terus melakukan serangan terhadap Israel, sementara Teheran mengumumkan penutupan kembali Selat Hormuz, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global.