S&P Global UK Composite PMI turun menjadi 49,4 pada Juni 2026 dari 49,7 pada Mei, menandai bulan kedua berturut‑turut terjadinya kontraksi setelah 11 bulan ekspansi aktivitas sektor swasta, menurut estimasi flash. Angka tersebut berada di bawah perkiraan yang memproyeksikan kembalinya pertumbuhan pada level 50,6.
Aktivitas jasa melemah lebih lanjut (48,7 vs 49,3 pada Mei), sehingga lebih dari sekadar mengimbangi laju ekspansi yang lebih kuat di kalangan produsen barang (53,6 vs 52,2). Secara keseluruhan, penjualan sektor swasta mencatat penurunan paling tajam sejak April 2025, karena penurunan permintaan jasa menutupi pertumbuhan di sektor manufaktur yang masih berlanjut namun melambat, dan turun ke level terendah dalam enam bulan. Secara paralel, tumpukan pekerjaan yang belum terselesaikan meningkat pada laju tercepat dalam tujuh bulan.
Dari sisi biaya, inflasi harga input mereda untuk bulan kedua berturut‑turut, seiring sedikit meredanya ketegangan di Timur Tengah yang mengurangi tekanan kenaikan harga energi. Meski demikian, pertumbuhan biaya input masih berada di atas rata‑rata jangka panjangnya, dan inflasi harga output juga turut melunak.
Jumlah tenaga kerja terus menurun dengan laju yang cukup cepat, dengan perusahaan‑perusahaan masih menunjuk kenaikan kontribusi National Insurance sebagai salah satu faktor utama.