Imbal hasil gilt Inggris tenor 10 tahun turun ke 4,78%, memperpanjang penurunan untuk sesi kedua berturut-turut dan semakin mendekati level terendah dua bulan di 4,745% yang terakhir terlihat pada 17 Juni. Pergerakan ini mengikuti data flash PMI Inggris yang lebih lemah dari perkiraan, yang memperkuat ekspektasi melambatnya momentum ekonomi dan semakin mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan oleh Bank of England.
Risiko politik juga mereda setelah Perdana Menteri Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya, dengan Andy Burnham muncul sebagai kandidat terdepan untuk menggantikannya. Pasar kini berfokus pada potensi platform kebijakan Burnham, kemungkinan susunan kabinetnya, dan implikasi yang timbul terhadap kebijakan fiskal serta kondisi keuangan publik. Jika tidak ada penantang kuat yang ikut bersaing, Burnham dapat menjabat sedini 17 Juli.
Pada saat yang sama, angka PMI bulan Juni menegaskan rapuhnya kondisi ekonomi yang masih berlanjut. Indeks komposit turun ke 49,4, berada di bawah perkiraan konsensus dan menandakan kontraksi untuk bulan kedua berturut-turut. Aktivitas jasa melemah secara signifikan, sementara sektor manufaktur menunjukkan ketahanan yang relatif lebih baik. Kenaikan biaya input dan inflasi yang persisten di sektor jasa tetap menjadi perhatian utama bagi Bank of England.