Data terbaru CFTC untuk posisi spekulatif neto pada minyak mentah AS menunjukkan penurunan tajam minat beli di pasar berjangka. Hingga pembaruan terakhir pada 10 Juli 2026, posisi net long spekulatif minyak mentah turun ke 75,7 ribu kontrak, jauh lebih rendah dibandingkan level sebelumnya di 110,5 ribu kontrak.
Penurunan lebih dari 30 ribu kontrak ini mengindikasikan berkurangnya keyakinan spekulan terhadap prospek kenaikan harga minyak dalam jangka pendek. Bagi pelaku pasar, penyusutan posisi net long ini dapat dibaca sebagai sinyal bahwa risiko koreksi harga minyak meningkat, atau setidaknya bahwa reli harga sebelumnya mulai kehilangan tenaga. Namun, tanpa data pendukung lain seperti pergerakan harga spot, persediaan, dan faktor geopolitik, pergeseran posisi ini masih perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas oleh investor dan trader energi.