Futures saham AS melemah tipis pada hari Senin ketika para investor bersiap menghadapi pekan yang padat laporan kinerja emiten dan memantau meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Bank-bank besar AS—termasuk JPMorgan Chase, Goldman Sachs, Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, dan Wells Fargo—dijadwalkan merilis laporan kinerja kuartalan terbaru mereka. Perusahaan besar lain yang juga akan melaporkan kinerja antara lain Johnson & Johnson, GE Aerospace, UnitedHealth Group, Intuitive Surgical, dan Netflix.
Analis memperkirakan perusahaan-perusahaan dalam indeks S&P 500 akan membukukan kenaikan laba kuartal kedua sebesar 24%, yang akan menjadi ujian penting apakah kinerja laba yang kuat dapat menopang reli berkelanjutan yang selama ini didorong oleh antusiasme terhadap artificial intelligence. Para investor juga menantikan data inflasi utama AS pekan ini untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai arah kebijakan Federal Reserve.
Pada saat yang sama, risiko geopolitik tetap menjadi perhatian setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan rudal baru pada akhir pekan, menegaskan berlanjutnya ketegangan di sekitar jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.