logo

FX.co ★ STI Turun dari Rekor Tertinggi karena Aksi Ambil Untung

STI Turun dari Rekor Tertinggi karena Aksi Ambil Untung

Indeks saham Singapura melemah 7 poin, atau 0,1%, ke level 5.462 pada sekitar tengah hari Senin, karena pelaku pasar merealisasikan keuntungan setelah indeks acuan mencatat rekor tertinggi pada sesi sebelumnya. Pelemahan juga tercermin di pasar yang lebih luas, sejalan dengan penurunan pada kontrak berjangka AS menjelang jadwal rilis laporan keuangan korporasi yang padat.

Sentimen semakin terbebani oleh kenaikan harga minyak di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi akan kenaikan suku bunga lanjutan. Investor juga menantikan data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini untuk mendapatkan panduan yang lebih jelas mengenai sikap kebijakan Federal Reserve pada pertemuan mendatang.

Pelaku pasar juga mengantisipasi serangkaian indikator dari Tiongkok, termasuk PDB kuartal II, produksi industri, dan penjualan ritel, yang dijadwalkan rilis akhir pekan ini.

Secara sektoral, layanan kesehatan, jasa distribusi, barang konsumen tahan lama, dan mineral non-energi memimpin pelemahan. Di antara penurun awal yang menonjol adalah UOL Group, turun 3,1%; DFI Retail Group, melemah 2,7%; Jardine Cycle & Carriage, yang tergelincir 2,1%; dan City Developments, yang juga turun 2,1%.

*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading
Buka daftar artikel Buka akun trading