Imbal hasil obligasi pemerintah India tenor 10 tahun naik tipis menjadi sekitar 6,74%, menghentikan tren penurunannya baru-baru ini seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil US Treasury, sehingga melemahkan minat terhadap surat utang negara. Harga Brent crude menguat setelah Iran memperluas serangannya ke Qatar dan Uni Emirat Arab sebagai balasan atas serangan baru Amerika Serikat, yang memperbesar kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dan inflasi. Sentimen investor juga tertahan menjelang rilis data inflasi India untuk bulan Juni, dengan CPI diperkirakan naik menjadi 4,3% dari 3,93% pada Mei, melampaui target 4% RBI untuk pertama kalinya dalam 16 bulan di tengah tingginya biaya pangan dan bahan bakar, konflik Iran, dan lemahnya musim monsun. Pada saat yang sama, optimisme terkait potensi masuknya India ke dalam Bloomberg’s Global Aggregate Index tetap mendukung pasar, setelah investor asing memborong obligasi pemerintah senilai 4,1 miliar dolar AS melalui Fully Accessible Route dalam enam minggu sejak 1 Juni.
FX.co ★ Imbal Hasil Obligasi India 10 Tahun Naik akibat Lonjakan Harga Minyak
Imbal Hasil Obligasi India 10 Tahun Naik akibat Lonjakan Harga Minyak
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading