Saham pan-Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Senin karena konflik yang semakin memanas di Timur Tengah terus menekan prospek makroekonomi bagi negara-negara pengimpor energi. Euro STOXX 50 melemah 0,1% ke level 6.264, sementara STOXX Europe 600 juga turun 0,1% ke 641. Imbal hasil obligasi pemerintah naik seiring dengan kenaikan harga energi setelah baik AS maupun Iran mengancam akan kembali memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Saham perbankan melemah di tengah kondisi kredit yang makin ketat, dengan Santander dan Deutsche Bank masing-masing turun lebih dari 1%. Saham semikonduktor juga terkoreksi: ASML turun 1,8% dan Infineon kehilangan hampir 3%, sejalan dengan pelemahan saham sejenis di AS dan Asia setelah para broker memperingatkan bahwa SK Hynix mungkin tidak mencapai panduan laba yang telah ditetapkan. Sebaliknya, harga minyak yang lebih tinggi menopang saham produsen energi, dengan TotalEnergies naik 3% dan ENI menguat 4%.