Kepercayaan bisnis di Selandia Baru meningkat kembali pada kuartal kedua 2026, dengan bersih 12% perusahaan memperkirakan kondisi ekonomi akan membaik dalam 12 bulan ke depan, dibandingkan dengan bersih 4% yang pesimistis pada kuartal sebelumnya, menurut Quarterly Survey of Business Opinion yang dilakukan oleh New Zealand Institute of Economic Research. Pemulihan sentimen ini didukung oleh turunnya harga bahan bakar selama periode survei, menyusul tercapainya kesepakatan perdamaian sementara antara AS dan Iran, meskipun ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah diperkirakan akan membebani kepercayaan ke depan.
Meski terjadi perbaikan, perusahaan tetap berhati-hati. Secara bersih, 10% perusahaan mengurangi jumlah staf pada kuartal tersebut, dan masing-masing bersih 1% dan 3% berencana untuk memangkas tenaga kerja dan investasi pada kuartal berjalan. Aktivitas perdagangan hanya menunjukkan peningkatan yang moderat, dengan bersih 1% perusahaan melaporkan aktivitas yang lebih kuat, meskipun bersih 10% memperkirakan akan ada peningkatan pada kuartal mendatang.
Tekanan biaya terus meningkat. Secara bersih, 54% perusahaan melaporkan biaya yang lebih tinggi dan memperkirakan kenaikan lebih lanjut, dan proporsi yang sama berniat menaikkan harga. Kombinasi ini menandakan tekanan inflasi yang berkelanjutan dan persisten dalam perekonomian.