Pound menguat ke $1,34, kembali ke level yang terakhir kali terlihat pada pertengahan Juni, seiring investor kembali memusatkan perhatian pada dinamika politik Inggris. Fokus kini bergeser ke Andy Burnham, yang akan menggantikan Keir Starmer sebagai perdana menteri pada 20 Juli, serta pada pilihannya untuk posisi menteri keuangan. Pasar taruhan saat ini menjagokan Ed Miliband untuk peran tersebut, dan ia secara luas dipandang cenderung kepada kebijakan fiskal yang lebih ekspansioner. Investor juga memantau memanasnya ketegangan di Timur Tengah, kenaikan harga minyak, dan meningkatnya risiko inflasi. Militer AS melanjutkan serangan terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump memberlakukan kembali blokade terhadap pengapalan Iran dan mengusulkan biaya 20% untuk pengamanan jalur pelayaran melalui Selat Hormuz, yang semakin meningkatkan ketidakpastian pasokan energi global. Sebagai respons, pasar menaikkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of England, yang kini hampir sepenuhnya memproyeksikan dua kali kenaikan pada 2026 dan sepenuhnya memasukkan kenaikan pada September ke dalam harga. Di AS, data inflasi bulan Juni yang lebih lemah mengurangi tekanan terhadap Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga, meskipun Gubernur Christopher Waller tetap memperingatkan bahwa pengetatan lanjutan masih mungkin dilakukan jika inflasi bertahan di atas target 2%.
FX.co ★ Pound Menguat Seiring Perubahan Politik di Inggris dan Taruhan Kenaikan Suku Bunga
Pound Menguat Seiring Perubahan Politik di Inggris dan Taruhan Kenaikan Suku Bunga
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading