Penjualan ritel menggunakan kartu elektronik di Selandia Baru menunjukkan perlambatan signifikan pada Juni 2026. Data terbaru yang diperbarui pada 14 Juli 2026 mencatat pertumbuhan hanya 1,3% secara tahunan (year-on-year), jauh lebih rendah dibandingkan kenaikan 3,3% pada Mei 2026.
Angka ini merefleksikan perbandingan nilai transaksi kartu elektronik pada Juni 2026 terhadap Juni tahun sebelumnya, sementara data Mei 2026 juga dihitung terhadap Mei tahun sebelumnya. Perlambatan dari 3,3% menjadi 1,3% mengindikasikan melemahnya momentum belanja konsumen melalui kartu, yang kerap dijadikan salah satu indikator awal kekuatan permintaan domestik di perekonomian Selandia Baru.