Harga bensin AS bertahan di atas $3,20 per galon, bergerak di dekat level tertingginya sejak akhir Mei, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan global yang terus memberikan dukungan. Pasukan AS melancarkan serangan baru terhadap target-target Iran dan memberlakukan kembali blokade laut terhadap pengiriman Iran di Selat Hormuz. Presiden Donald Trump mengancam akan mengambil aksi militer lebih lanjut jika Teheran menolak kembali ke meja perundingan, meskipun ia mundur dari rencana pengenaan biaya 20% atas pengiriman yang melintasi jalur strategis tersebut. Perkembangan ini memperkuat kekhawatiran atas pasokan yang sudah tertekan oleh berlanjutnya gangguan terhadap kapasitas pengolahan Rusia. Menurut data dari Energy Aspects, produksi bensin Rusia turun menjadi sekitar 65% dari tingkat konsumsi musiman normal setelah serangan drone Ukraina mengganggu operasi di kilang-kilang utama, termasuk NORSI dan Omsk. Pada saat yang sama, data industri menunjukkan bahwa persediaan bensin AS turun 1,664 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 10 Juli.
FX.co ★ Bensin Tetap Dekat Level Tertinggi dalam 7 Minggu
Bensin Tetap Dekat Level Tertinggi dalam 7 Minggu
*Analisis pasar yang diposting disini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anda, namun tidak untuk memberikan instruksi untuk melakukan trading